Earth Hour

Posted on Updated on

Ini saya tulis dalam rangka ikut manghayubagya acara ‘earth hour’. ah…detailnya anda cari tau sendiri lah. Saya cuma mau mengisi waktu sejam ini dengan memuntahkan isi kepala saja.
Simbolisasi ini layak didukung, pasti bisa dikalkulasi jumlah energi yang bakal dihemat selama satu jam ini.
Tapi, yang terpenting dari usaha2 menyelamatkan lingkungan adalah keberlanjutannya. Bagaimana semua orang bisa ikut dalam usaha sekecil apapun demi kelangsungan hidup bumi ini. Dan bagaimana usaha penyelamatan tersebut bisa terus dilakukan.
banyak orang berpikir bahwa bumi ini memiliki sifat alamiah yang bisa meregenerasikan dirinya sendiri. Padahal tidak sepenuhnya benar. Kalo memang benar demikian,ibu saya dirumah pasti sudah heboh pengen punya paku-pakuan purba buat teman gelombang cintanya. Ok! Mungkin contohnya terlalu ekstrim! Tapi setidaknya begitulah. Alam pun bisa berhenti mendukung keberlangsungan mahluk hidup dengan caranya sendiri.
Nah lho! Kok saya jadi bingung ini nyambung kemana? Huehehehhheh….. Yang jelas… Bumi saat ini memang sudah mengalami tekanan berat. Eksploitasi sumber daya merupakan masalah terbesar. eksploitasi ini pun merembet ke masalah politik karena kadang bersinggungan dengan batasan spasial suatu daerah yang berdaulat. Hayah! semua saling menyalahkan. Yang besar dianggap menindas yang kecil. Padahal semua hal di dunia ini saling berkaitan. kenapa harus saling mengangkangi kalo dipakai bersama pun masih bisa. It takes two to tango!
mencintai bumi, bukan sesuatu hal yang muluk. Itu hal kecil yang bisa dilakukan siapa saja.
Cih! Saya berasa bikin paper buat ikut lomba lingkungan hidup saja. Intinya gitulah….jangan cuek sama masalah lingkungan,ntar kualat lho! Do something walo sekecil apapun. shopping gila2an boleh,tapi gak usah pake acara koleksi tas plastik tiap toko. Mandi gak usah gaya2an nyemplung di bath tub,kecuali mandi spesial. Halah. beli baju nyari yang green label dong, seratnya dr tumbuhan, tapi mahal ding! Hahahahah…. Apalagi yah?
Ah pasti semua punya cara sendiri lah buat ikutan saving mother earth. Salut deh buat orang2 yang sudah punya komitmen buat mendarmabaktikan hidupnya untuk jadi environmentalis. Ah…jadi inget tugas akhir saya yang bahas hutan lindung. Eh…masih lama ya 1 jam-nya? Hahahahhaha…
Tulisan ngaco dadakan ini saya dedikasikan sepenuhnya buat kalian semua yang mencintai bumi. Spesial buat teman di friendlist saya, mas Rukuh, setau saya beliau aktivis WWF. Dorjee Sun, direktur dari sebuah organisasi tentang Carbon trade, when will i see you, dude? Trus ada Michelle Dessilet, sang aktifis lingkungan yang hobi ngasuh orang utan. Keep on a good work, guys!
——————–
ps: save water, shower together! Huahahahahha…..

*baru sempet repost disini. gara2 keributan ituh! 😀 piss!

Advertisements

2 thoughts on “Earth Hour

    taqi said:
    April 6, 2009 at 12:05 pm

    gelap gulita, berdua ditemani the special one…oh, dua jam yang indah 😉

    era ‘the special one’ sudah lewat buat saya, kemaren berteman ‘in love’ 😉

    semuayanggurih said:
    April 17, 2009 at 3:25 pm

    sedikit pengingat, bahwa kiamat itu pasti akan datang. tidak usah ditiupin sangkakala oleh malaikat, kita sendiri yang akan menghancurkan bumi. kita butuh suatu bencana alam yang besar, yang mengingatkan bahwa hanya bumilah tempat kita hidup (semoga saya tidak menemuinya).
    the day the earth stood still sama inconvenience truth memang keren…!!!

    setuju bos! 2 film itu emang keren! mas Keanu ganteng! al gore keren! jaaahahahahha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s