saya ulang tahun lagi!

•May 14, 2010 • 3 Comments

Hanya 2 jam lebih menuju usia baru. Saya habiskan di atas laju bis patas ac 76 jurusan Senen – Ciputat. Pulang dari kampus. Kemaleman memang saya hari ini. Hujan deras. Berita banjir dan kemacetan mengisi timeline twitter, membuat malas beberapa teman pulang awal, padahal sudah seharian kami bersama. Akhirnya kami pergi makan ayamnya pak kolonel. Terasa beda karena saya menghabiskan dengan teman2 baru yang menyenangkan.
Halah ngelantur prolognya. eh biarin lah! Sekalinya ngeblog ini. :D
Teringat kembali setahun yang lalu, saya menghabiskannya di telepon bersama calon patjar saya. Hihihihi…. ngobrol ngalor ngidul absurd yang berakhir lepas tengah malam. Tanpa dia sadar bahwa saat itu saya sedang mengulang tahun lahir saya.
Tidak ada yang menyangka kalo seminggu kemudian kami…ah entahlah apa namanya… Pokoknya begitu lah…
Hari-hari selanjutnya terasa menyenangkan dan menyebalkan, tentu saja. Dan akhirnya… Kami menikah! :D
Salah satu tahap ujian yang harus dilalui untuk naik level selanjutnya. Pelan-pelan tapi pasti kami berusaha melakoninya…
Dear lovely husband, thank you for the love, laugh, tears and smile. Cupsss mwaaahhh…
Ihik…ini bisnya lama bener gak nyampe2… :D

——————————————
Jakarta, 14 Mei 2010.

tentang payung: 2

•April 20, 2010 • 2 Comments

tom, aku di Jakarta. so how about the choco something you’ve said before?

Continue reading ‘tentang payung: 2′

doa malam minggu

•April 3, 2010 • 2 Comments

Semalam. Aku tertidur lelah sembari menatap punggungmu. Punggung yang bergerak halus. Sehalus dengkuranmu.
Aku ingin sekali menciummu, berharap rasa sakit itu bisa kau bagi.
Hari ini. Senang melihat kau kembali riang walo masih meriang. Senang sekali melihat kau mulai makan dengan lahap. Senang kamu mulai rewel tentang segala macam hal.
Cepet sembuh ya beib… Ndak suka aku kalo kamu sakit gitu…

tentang payung: 1

•March 31, 2010 • 1 Comment

payung. dimana payung panjang biru itu? iya payung panjang biru yang bergagang merah jambu itu? sudah lama aku tak melihatnya….

———————————————————————- Continue reading ‘tentang payung: 1′

january – february, and everything in between…

•February 1, 2010 • 4 Comments

woohooo….melewatkan posting di bulan Januari. :D

januari. semuanya spesial. meskipun saya tidak buat resolusi seperti biasanya. mengukuhkan saya sebagai seorang planner yang tidak pernah punya planning. i just enjoy the show. :D

seperti 8 bulan terakhir, semuanya menyenangkan, dan menyebalkan. semuanya spesial. seperti kata orang bijak, waktu berjalan cepat jika kamu merasa bahagia.

dan tiba-tiba…tengtong! sudah masuk bulan pebruari! *panic attack* Ya Tuhan, jika Kau mengizinkan, jadikan segala sesuatunya menjadi baik, cukup dan lancar. amin.

sekian apdet saya kali ini. :mrgreen:

tentang kesempatan kedua

•December 5, 2009 • 6 Comments

baru saja nonton salah satu edisi serial agak lama ‘Early Edition’. Tentang seseorang yang selalu mendapat surat kabar sehari sebelum terbit, jadi dia selalu tau apa yang akan terjadi esok hari dan kadang mencoba mengubah keadaan esok yang dirasa buruk, walau sering kali tidak sesuai keinginannya.
Ini adalah terjemahan bebasnya:

“orang berubah seperti cuaca. Tidak ada satu orang pun yang bisa menebak dengan tepat apa yang akan terjadi dengan cuaca esok hari. Tanyakan pada 3 orang yang berbeda, dan kau akan mendapatkan 3 jawaban yang berbeda. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kita memberikan seseorang kesempatan kedua. Karena tak seorang pun tau dengan pasti apa yang akan terjadi esok hari, bahkan seseorang yang bisa mendapatkan surat kabar sehari sebelumnya”.

Okay. :)

misteri

•November 18, 2009 • 2 Comments

6 jam penasaran menuntaskan Perahu Kertas tulisan Dee. Menemukan penggalan lagu ini:

Maybe that’s all that we need is to meet
in the middle of impossibilities.
Standing at opposite poles,
equal partners in a mystery.
(Mystery, Indigo Girls)

Nice. Just like you’ve said, rite? ;)

my hero

•November 11, 2009 • 5 Comments

kemaren tanggal 10 November. yang bangsa Indonesia peringati sebagai hari pahlawan. muncul berbagai pertanyaan di luar sana? apa itu pahlawan? siapa pahlawan anda?

baiklah. kali ini saya akan bercerita soal salah satu pahlawan saya.

bagi saya, pahlawan adalah seseorang yang berjasa bagi seseorang dan lingkungannya. ya mungkin ada definisi lain tapi saya tidak peduli. pokoknya saya mau pake definisi yang itu saja.

pahlawan saya adalah kakek saya. bapak dari ibu saya. saya memanggilnya mbah kakung. lelaki yang sangat dekat dengan saya, bahkan sepertinya lebih dekat daripada saya dengan bapak saya sendiri.

dulu kami tinggal terpisah. beliau tinggal di kampung halaman kami di Temanggung. sedang kami sekeluarga tinggal di Bandung. beliau sering sekali berkunjung ke Bandung, naik kereta api. dan membawa segepok cerita sepanjang perjalanan. sesekali saya juga pernah diajaknya naik kereta api ekonomi pulang kampung. membeli sepincuk pecel dan jajanan lainnya. menikmati pemandangan dari balik jendela kereta dan mengamati orang-orang segerbong.

beliau juga rajin mengirim surat buat saya dan adik saya, dan menyelipkan beberapa lembar uang ribuan yang bisa bikin saya kaya mendadak di awal tahun 90an itu.

banyak sekali cerita yang keluar dari mulut beliau. banyak yang tidak saya ingat. namun banyak juga yang membekas. tentang perjalanannya bertemu berbagai macam orang. perjalanannya mencari penghidupan dan kehidupan. berbagai nasihat kecil selalu terselip di tiap-tiap ceritanya. kadang berulang. mungkin bosan bagi orang lain yang sering mendengarnya. tapi bagi saya, hal itu ternyata salah satu cara ampuh dalam menanamkan nilai-nilai tersebut.

beliau yang bersusah payah dan bersikeras untuk membiayai saya masuk kuliah, tanpa ribut mempersoalkan jurusan apa yang akan saya ambil. padahal ibu saya sendiri sudah ketir-ketir pas saya bilang saya mau ambil jurusan teknik penerbangan. mau jadi apa kamu nduk? mungkin itu yang ada di pikiran ibu. tapi berbekal kepercayaan mbah kakung, saya maju terus, walopun saya terdepak dan akhirnya ketrima kuliah di Semarang. beliau juga yang membayar dan mengantar saya untuk daftar ulang. bangga sekali tampaknya akhirnya cucu pertamanya ini ketrima di universitas negeri.

tidak lama saya kuliah, beliau mengajak saya dan ibu serta adik dan sepupu saya untuk pergi ke Jawa Timur. napak tilas jejak leluhur katanya. akhirnya kita berhasil juga menemukan jejak keluarga yang terpisah sekian puluh tahun. beliau juga yang menurunkan sifat ‘merekatkan keluarga’ ini pada saya. saya biasa dididik untuk mengenal keluarga dan kerabat saya. perjalanan itu pula yang mengasah insting jiwa petualang saya. halah. kami berjalan mencari sesuatu dengan bekal minim. dan berjalan dengan mengandalkan arah mata angin. saya senang bisa berperan jadi navigator dan pembaca peta sekaligus tukang tanya jalan saat itu. tidak lupa kami mampir ke makam Bung Karno, tokoh yang beliau kagumi dengan sangat.

perjalanan selanjutnya adalah saat saya baru saja masuk kerja. beliau dengan ngototnya pengen menjenguk adik saya di Bali. pengen ngrasain naek pesawat. dan harus saya yang mengantar. waks! dengan senang hati akhirnya saya ngibul dikit kepada bos untuk menghadiri acara keluarga di Bali. perjalanan yang menyenangkan buat saya, tapi tampaknya tidak bagi orang sepuh seperti beliau. pesawat delay dan udara bali yang panas rupanya membuat beliau tidak merasa nyaman. namun tetap senang karena akhirnya kesampaian pergi ke Bali. naek pesawat.

seingat saya, saya tidak pernah mendapat halangan serius soal apapun dari beliau. apalagi soal pendidikan. saya diberi kebebasan sepenuhnya. asal bertanggung jawab. larangan yang jelas sering diutarakan memang soal laki-laki. agar saya tidak dulu tergoda dengan urusan ini sebelum saya selesai sekolah. tidak dijelaskan dengan detil sih apa alasannya. tapi dengan bekal kebandelan saya, akhirnya saya membuktikan memang nasehat beliau ada benarnya. urusan laki-laki memang bikin ruwet. o iyah…beliau juga tidak suka saya begadang nonton bola. yang untuk hal ini saya juga membandel. kebiasaan saya minum kopi tampaknya juga menurun dari beliau. juga kesenangan menjelajah dunia dengan selembar peta.

satu nasehat yang saya jadikan pegangan sampe sekarang adalah: ‘urip kuwi kudu iso sawang sinawang’ yang artinya, hidup itu harus saling memandang, bukan hanya ke atas tapi harus bisa memandang ke bawah juga. dalam rangka bersyukur. dan mengukur kemampuan diri.

sabtu wage, 7 november 2009, tepat di hari pasaran kelahirannya, 90-sekian tahun yang lalu, beliau meninggalkan saya. meninggalkan adek-adek saya. meninggalkan anak-anak dan menantunya. meninggalkan sodara-sodaranya. meninggalkan ladang kopi yang sangat dicintainya. meninggalkan tanah air yang dibanggakannya.

iya, saya bersedih. saya merasa belom penuh berbakti padanya. dan memberi buyut yang lucu-lucu. tapi saya sudah ikhlas. sudah waktunya beliau beristirahat.

sugeng tindak, my role model, my best man, mbah kakung-ku. :)

p.s: dulu kalo beliau mau pergi2 tanpa mau diikuti cucu-cucunya, beliau pasti bilang mau ke Harare, jauh sekali. beberapa tahun kemudian saya baru tau kalo itu ada di Afrika sana. dan masih berharap saya bisa menginjakkan kaki disana. :)

cemburu?

•October 27, 2009 • 3 Comments

27 Oktober 2009.

kata orang2 di dunia maya sana, ini hari blogger nasional.

buat saya ini tetep hari selasa. hari dimana saya bangun tidur dengan badan pegal dan perut kembung karena semaleman tertidur meringkuk di sofa setelah bercakap dengan si pacar di ujung telepon sana.

kok cemburu?

iya, ntah lah tampaknya hari ini sedang terserang virus cemburu.

cemburu dengan orang lain yang bisa bangun tidur dengan semangat.

cemburu dengan orang lain yang bisa semangat berangkat ke kantor.

cemburu dengan orang lain yang bisa semangat bekerja di kantor.

cemburu dengan orang lain yang sedang merasa optimis.

cemburu dengan orang lain yang hari ini bisa bilang ‘I’m fine’

cemburu sama kamu. mungkin.

ih… males banget kalo lagi kena inferior syndrome kaya ginih…

wish me luck lah!

all i have to do is dream?

•October 22, 2009 • 2 Comments

sleep tight beib…meet me in your dream…

itu status twitter si pacar beberapa malam yang lalu.

ah…dia tidak tau…saya lebih suka bertemu dengannya langsung daripada ketemu di mimpi.

ahai! harap maklum kalo postingan saya akhir2 ini gini terus! :D

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.